Kolaborasi ANTAM–Bank Muamalat Perluas Akses Investasi Emas Syariah

Investasi emas Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Imam Teguh Saptono (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk Handi Sutanto (kedua kanan) disaksikan oleh Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi (tengah), Direktur Bank Muamalat Karno (kiri) dan Precious Metals Commercial Division Head PT Aneka Tambang Tbk M. Adityo Kusumowardhono (kanan) usai penandatanganan kerja sama di Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Markbiz, 16 Juli 2026 | Emas semakin diminati sebagai instrumen investasi yang mampu menjaga nilai aset di tengah gejolak ekonomi. Melihat tren tersebut, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas berbasis syariah.

Melalui kemitraan ini, Logam Mulia ANTAM akan dipasarkan melalui jaringan kantor cabang dan kanal digital Bank Muamalat. Kedua perusahaan juga akan menggelar berbagai program edukasi dan literasi investasi emas agar semakin banyak masyarakat memahami manfaat investasi jangka panjang.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari hubungan bisnis yang telah terjalin sebelumnya. Menurutnya, sinergi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang aman dan sesuai prinsip syariah.

Baca juga: Asuransi Syariah Kian Relevan di Tengah Ketidakpastian

“Melalui kolaborasi ini kami ingin mendorong semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap investasi emas dengan dukungan pasokan Logam Mulia ANTAM,” ujar Ricky.

Ia menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap emas tidak lepas dari semakin baiknya literasi keuangan. Selain dipandang sebagai aset safe haven, emas juga mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, mulai dari persiapan ibadah haji, dana pendidikan anak, hingga perlindungan aset keluarga. Bagi pelaku usaha, emas juga dinilai dapat menjadi salah satu instrumen pengelolaan risiko keuangan.

Tren tersebut tercermin dari kinerja pembiayaan emas Bank Muamalat. Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan emas mencapai Rp1,9 triliun, atau tumbuh 537% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara total booking emas nasabah telah melampaui 1,2 ton, dengan sekitar 54% di antaranya merupakan Logam Mulia ANTAM.

Baca juga: Emas: Aset Safe Heaven? Benarkah?

Sementara itu, Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto, mengatakan kemitraan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas distribusi Logam Mulia sekaligus memperkuat ekosistem emas nasional melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Menurut Handi semakin luas akses masyarakat terhadap produk emas yang terpercaya diharapkan dapat meningkatkan literasi investasi sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Kolaborasi ini juga diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi kedua perusahaan, tetapi turut mendorong pertumbuhan industri emas nasional yang lebih inklusif dan memperluas pilihan investasi syariah bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *