Home » Trend » Sport

Amartha Run Buka Ruang Baru bagi Pertumbuhan UMKM

Markbiz.id, 8 Agustus 2026 | Industri teknologi finansial Platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia mengalami perkembangan pesat seiring dengan tingginya celah penyaluran kredit(credit gap) bagi sektor Usaha MIkro Kecil Menengah (UMKM).  Amartha mentransformasi model bisnisnya dari lembaga keuangan mikro konvensional menjadiplatform P2P lending terlisensi OJK pada tahun 2016.  Dalam operasionalnya, Amartha menerapkan sistem group lending atau tanggung renteng yang membagi peminjam (borrower) ke dalam kelompok-kelompok kecil.  Sistem ini dipadukan dengan analisis data berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan skor kredit (credit scoring) proprietary untuk mengukur profil risiko peminjam secara akurat. Sinergi antara pendampingan lapangan oleh agen (field officer) dan teknologi aplikasi inimenghasilkan kualitas penyaluran pinjaman yang terjaga.  Tingkat Keberhasilan 90 Hari (TKB90) Amartha konsisten berada di angka aman di atas 98 persen, membuktikan ketahanan model bisnis inklusif di sektor akar rumput. Sheldon Chuan, SVP Growth & Marketing Amartha Financial, menjelaskan, ekosistem Amartha kini telah berkembang melampaui penyediaan pinjaman modal kerja.  Perusahaan meluncurkan berbagai layanan pendukung, mulai dari fitur pembayaran digital, asuransi mikro, hingga pelatihan manajemen keuangan digital.  Strategi holistik ini bertujuan memastikan bahwa setiap pelaku UMKM tidak hanyamendapatkan akses permodalan, tetapi juga memiliki daya saing berkelanjutan di tengahdigitalisasi ekonomi nasional. Guna menjangkau UMKM lebih luas, Amartha menyelenggarakan ajang lari Amartha Run, sebuah inisiatif pendekatan gaya hidup (lifestyle) yang dirancang untuk menjembatanimasyarakat perkotaan dengan pemberdayaan ekonomi sektor informal. “Ajang olahraga ini dirancang sejajar dengan filosofi pemberdayaan ekonomi yang dijalankanperusahaan selama lebih dari 16 tahun,”ujar Sheldon di Jakarta, baru-baru ini. Rekam jejak layanan keuangan inklusif Amartha mencatatkan pendampingan kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM perempuan di lebih dari 50.000 desa di seluruh Indonesia.  Semangat ketangguhan para mitra UMKM perdesaan dalam meningkatkan kesejahteraankeluarga dan komunitas tersebut menjadi inspirasi utama pembentukan konsep acara tahun ini.  “Tahun ini Amartha mentargetkan 5000 peserta, secara tidak langsung ini imerupakan awareness, dari 5000 peserta dia bisa menceritakan kepada yang lainnya, dibelakang ini untuk mendukungUMKM”kata Sheldon. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), P2P lending hadir sebagai solusi layanankeuangan alternatif untuk menjangkau masyarakat unbanked dan underbanked yang selama inisulit mengakses fasilitas perbankan konvensional akibat keterbatasan agunan dan dokumentasifinansial. Melalui Amartha Run, perusahaan mengajak publik dan investor individu (lender) untukberpartisipasi dalam ekosistem pendanaan berdampak sosial (impact investing).  Setiap partisipasi dalam ajang ini dikonversikan menjadi dukungan edukasi literasi keuangan dan permodalan langsung bagi para perempuan pengusaha mikro di berbagai wilayah pelosokNusantara. Pendampingan Lapangan dan Integrasi Teknologi AI Pengelolaan risiko di…

Read Full News

Piala Dunia 2026: Ketika AI Menjadi “Pemain” Baru di Lapangan

Markbiz.id, 20 Juli 2026 | Piala Dunia FIFA 2026 bukan hanya menjadi turnamen sepak bola terbesar sepanjang sejarah dengan 48 negara peserta, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mengubah wajah olahraga modern. Untuk pertama kalinya, AI tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat analisis pertandingan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan…

Read Full News

Bisnis Fitness Menangkap Peluang Dari Tren Healthy Aging Global

Markbiz.id, 10 Juli 2026 | Selama bertahun-tahun, pusat kebugaran identik dengan target menurunkan berat badan atau membentuk tubuh ideal. Kini, narasi tersebut mulai bergeser. Pelaku industri wellness melihat kesehatan otot sebagai kebutuhan jangka panjang yang semakin dicari konsumen, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan gaya hidup preventif dan healthy aging. Baca juga: Startup Indonesia Tertantang…

Read Full News

Sponsorship Global di Piala Dunia 2026: Mengapa Merek Rela Membayar Ratusan Juta Dolar?

Bagi perusahaan seperti Coca-Cola, Adidas, Visa, Hyundai, dan berbagai merek internasional lainnya, sponsorship Piala Dunia bukan sekadar upaya menampilkan logo di stadion atau layar televisi. Piala Dunia FIFA 2026 diproyeksikan menjadi salah satu perhelatan olahraga terbesar dalam sejarah modern. Untuk pertama kalinya, turnamen ini akan diikuti oleh 48 negara dan diselenggarakan secara bersama-sama oleh tiga…

Read Full News

FIFA & Piala Dunia 2026: Mengonversi Fanatisme Menjadi Episentrum Industri Miliaran Dolar

Oleh: Fatahillah Hendrawan Transformasi sepak bola menjadi sebuah industri global dengan perputaran uang miliaran dolar mungkin tidak pernah diduga oleh orang-orang Skotlandia ratusan tahun silam. Saat itu, mereka berasumsi bahwa olahraga yang mengandalkan keterampilan olah bola ini hanyalah sebuah permainan pengisi waktu luang belaka. Namun kini, sepak bola telah bermutasi menjadi salah satu ekosistem pemasaran…

Read Full News