Home » Archives for Yuni

Yuni

Rudiantara: dari Eksekutif Telekomunikasi, Hingga Pengawal Ekonomi Digital

Markbiz, 9 September 2026 | Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia periode 2014 hingga 2019, mencatatkan perjalanan karir panjang yang menempatkannya sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam transformasi digital nasional. Mengawali kiprah dari industri telekomunikasi swasta dan BUMN, ia menorehkan terobosan infrastruktur berskala nasional sebelum akhirnya melanjutkan aktivitas profesional di jajaran dewan komisaris korporasi…

Read Full News

Tekanan Daya Beli Memaksa Investor Kripto Indonesia Mengubah Strategi Perdagangan

Markbiz, 8 September 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto di Indonesia pada Juli 2026 mencapai Rp20,52 triliun, mengalami penurunan 28,2 persen. Dibandingkan Juni 2026, Rp28,58 triliun. Meski nilai perdagangan melambat, basis konsumen perdagangan aset keuangan digital terus menunjukkan tren pertumbuhan. Jumlah akun investor meningkat dari 22,69 juta akun pada Juni…

Read Full News

Pertumbuhan Mobil Listrik Guncang Ekosistem Bandung Secara Masif

Markbiz, 8 September 2026 | Pesatnya pertumbuhan adopsi mobil listrik dan tingginya minat masyarakat Bandung terhadap teknologi ramah lingkungan mendorong DFSK untuk menghadirkan DFSK E5 Plus sebagai solusi mobilitas premium. Perkembangan ekosistem kendaraan listrik yang kian masif di Bandung menjadi alasan utama PT Sokonindo Automobile menghadirkan DFSK E5 Plus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan SUV…

Read Full News

Monitor Rp21,9 Juta Bikin Persaingan Asus dan Lenovo Memanas

Markbiz, 9 Agustus 2026 – Pasar layar monitor dan komputasi di Indonesia mencatatkan peningkatan aktivitas pengadaan yang signifikan sepanjang periode 2025 hingga kuartal pertama2026. Berdasarkan riset lembaga pemantau pasar International Data Corporation (IDC), pengirimanperangkat komputer yang mencakup desktop, notebook, dan workstation ke pasar Indonesia tembus 4,12 juta unit pada akhir 2024.  Serta tumbuh 9,4 persen secara tahunan (year-over-year) pada Kuartal I 2026 dengan total pengiriman mencapai 982.000 unit.  Pertumbuhan ini didorong oleh aksi percepatan belanja (frontloading) oleh pelaku usaha dan konsumen sebelum terjadinya penyesuaian harga komponen global. Laporan IDC Indonesia, menyerbutkan bahwa percepatan pembelian di awal periode 2026 terjadiakibat kekhawatiran saluran distribusi terhadap kenaikan harga komponen serta fluktuasi matauang.  Peta persaingan antar-merek (brand) di Indonesia berlangsung sengit. Merek-merek global seperti Asus, Lenovo, Acer, HP, Samsung, dan LG menjadi pemain utama yang memperebutkankue pasar komputasi dan tampilan visual (display) nasional.  Asus berhasil memimpin pasar di Indonesia dengan menguasai pangsa pasar 21,9 persen pada Kuartal I 2026, disusul secara ketat oleh Lenovo yang berada di posisi kedua dengan pangsapasar 21.4 persen. Produsen teknologi global seperti Lenovo merespons kebutuhan ini dengan menghadirkan solusiperangkat keras yang mampu menyederhanakan meja kerja (workspace).  Lenovo resmi meluncurkan Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Monitor di Indonesia pada 16 Juli 2026 dengan harga Rp21.999.000 untuk menyasar para kreator konten, desainer, dan…

Read Full News

Amartha Run Buka Ruang Baru bagi Pertumbuhan UMKM

Markbiz.id, 8 Agustus 2026 | Industri teknologi finansial Platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia mengalami perkembangan pesat seiring dengan tingginya celah penyaluran kredit(credit gap) bagi sektor Usaha MIkro Kecil Menengah (UMKM).  Amartha mentransformasi model bisnisnya dari lembaga keuangan mikro konvensional menjadiplatform P2P lending terlisensi OJK pada tahun 2016.  Dalam operasionalnya, Amartha menerapkan sistem group lending atau tanggung renteng yang membagi peminjam (borrower) ke dalam kelompok-kelompok kecil.  Sistem ini dipadukan dengan analisis data berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan skor kredit (credit scoring) proprietary untuk mengukur profil risiko peminjam secara akurat. Sinergi antara pendampingan lapangan oleh agen (field officer) dan teknologi aplikasi inimenghasilkan kualitas penyaluran pinjaman yang terjaga.  Tingkat Keberhasilan 90 Hari (TKB90) Amartha konsisten berada di angka aman di atas 98 persen, membuktikan ketahanan model bisnis inklusif di sektor akar rumput. Sheldon Chuan, SVP Growth & Marketing Amartha Financial, menjelaskan, ekosistem Amartha kini telah berkembang melampaui penyediaan pinjaman modal kerja.  Perusahaan meluncurkan berbagai layanan pendukung, mulai dari fitur pembayaran digital, asuransi mikro, hingga pelatihan manajemen keuangan digital.  Strategi holistik ini bertujuan memastikan bahwa setiap pelaku UMKM tidak hanyamendapatkan akses permodalan, tetapi juga memiliki daya saing berkelanjutan di tengahdigitalisasi ekonomi nasional. Guna menjangkau UMKM lebih luas, Amartha menyelenggarakan ajang lari Amartha Run, sebuah inisiatif pendekatan gaya hidup (lifestyle) yang dirancang untuk menjembatanimasyarakat perkotaan dengan pemberdayaan ekonomi sektor informal. “Ajang olahraga ini dirancang sejajar dengan filosofi pemberdayaan ekonomi yang dijalankanperusahaan selama lebih dari 16 tahun,”ujar Sheldon di Jakarta, baru-baru ini. Rekam jejak layanan keuangan inklusif Amartha mencatatkan pendampingan kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM perempuan di lebih dari 50.000 desa di seluruh Indonesia.  Semangat ketangguhan para mitra UMKM perdesaan dalam meningkatkan kesejahteraankeluarga dan komunitas tersebut menjadi inspirasi utama pembentukan konsep acara tahun ini.  “Tahun ini Amartha mentargetkan 5000 peserta, secara tidak langsung ini imerupakan awareness, dari 5000 peserta dia bisa menceritakan kepada yang lainnya, dibelakang ini untuk mendukungUMKM”kata Sheldon. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), P2P lending hadir sebagai solusi layanankeuangan alternatif untuk menjangkau masyarakat unbanked dan underbanked yang selama inisulit mengakses fasilitas perbankan konvensional akibat keterbatasan agunan dan dokumentasifinansial. Melalui Amartha Run, perusahaan mengajak publik dan investor individu (lender) untukberpartisipasi dalam ekosistem pendanaan berdampak sosial (impact investing).  Setiap partisipasi dalam ajang ini dikonversikan menjadi dukungan edukasi literasi keuangan dan permodalan langsung bagi para perempuan pengusaha mikro di berbagai wilayah pelosokNusantara. Pendampingan Lapangan dan Integrasi Teknologi AI Pengelolaan risiko di…

Read Full News

Bank Saqu Himpun DPK Rp8,9 Triliun Didukung 3,8 Juta Nasabah

Markbiz.id, 26 Juli 2026 | Perkembangan industri perbankan di Indonesia mengalami transformasi fundamental seiring pesatnya adopsi teknologi digital dan perubahan perilaku transaksi masyarakat. Salah satunya Bank Saqu, layanan perbankan digital milik Astra Financial dan WeLab, mencatatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp8,9 triliun hingga pertengahan tahun 2026 (data per Juni 2026). Pencapaian keuangan positif…

Read Full News