Markbiz.id, 10 Juli 2026 | Selama bertahun-tahun, pusat kebugaran identik dengan target menurunkan berat badan atau membentuk tubuh ideal. Kini, narasi tersebut mulai bergeser. Pelaku industri wellness melihat kesehatan otot sebagai kebutuhan jangka panjang yang semakin dicari konsumen, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan gaya hidup preventif dan healthy aging.
Baca juga: Startup Indonesia Tertantang Ciptakan Inovasi Baru di Industri Kecantikan
Perubahan preferensi ini juga didukung pertumbuhan pasar. Global Wellness Institute mencatat ekonomi wellness dunia telah mencapai US$6,3 triliun pada 2023 dan diproyeksikan mendekati US$9 triliun pada 2028. Angka tersebut menunjukkan bahwa konsumen tidak lagi hanya membeli layanan olahraga, tetapi juga investasi terhadap kualitas hidup di masa depan.
Latihan Berbasis Data Menjadi Pembeda
Perubahan perilaku tersebut mendorong penyedia layanan kebugaran menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan terukur. Salah satu contohnya adalah Bodyform yang mengombinasikan pilates-inspired strength training, pemantauan detak jantung secara real-time, serta fasilitas pemulihan berbasis infrared dalam satu ekosistem latihan.
Pendekatan ini mencerminkan evolusi industri fitness yang kini lebih menonjolkan manfaat berbasis sains dibanding sekadar intensitas latihan. Nilai yang ditawarkan bukan hanya aktivitas fisik, melainkan kemampuan menjaga mobilitas, metabolisme, dan fungsi tubuh seiring bertambahnya usia.
Founder Bodyform, Stefanny Tam, mengatakan,
“Di Bodyform, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap olahraga. Berolahraga bukan hanya tentang bagaimana kita terlihat hari ini, tetapi tentang bagaimana kita dapat bergerak, berfungsi, dan menikmati hidup dengan lebih baik dalam puluhan tahun ke depan. Membangun kekuatan adalah investasi bagi kualitas hidup jangka panjang.”
Pemulihan Sama Pentingnya dengan Latihan
Pandangan serupa disampaikan dr. Angela Dalimarta, Sp.GK. Menurutnya, keberhasilan menjaga kesehatan tidak hanya ditentukan oleh intensitas latihan, tetapi juga kualitas pemulihan setelah beraktivitas.
“Keseimbangan antara latihan dan pemulihan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang. Semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa performa tubuh tidak hanya dibangun melalui olahraga, tetapi juga melalui proses recovery yang tepat sehingga manfaat latihan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.
Bagi industri kebugaran, perubahan ini membuka peluang menghadirkan layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen modern. Fokus terhadap kesehatan otot dan kualitas hidup berpotensi menjadi pembeda di tengah persaingan bisnis wellness yang semakin kompetitif.
