Home » Xiaomi Perlihatkan Masa Depan Lewat Ekosistem Pintar di IFA 2026 Berlin

Xiaomi Perlihatkan Masa Depan Lewat Ekosistem Pintar di IFA 2026 Berlin

Dari rumah pintar hingga mobil listrik, Xiaomi menunjukkan bagaimana AI dapat membuat rutinitas harian anak muda terasa lebih sederhana. Foto: Ist.

Markbiz, 4 September 2026 | Bayangkan pulang berkendara, rumah sudah sejuk, lampu menyala, dan foto liburan siap dicetak. Bukan adegan film, melainkan gambaran ekosistem pintar Xiaomi.

Di IFA 2026 Berlin, Xiaomi memperlihatkan bagaimana teknologi bisa bekerja lebih natural, mengikuti rutinitas, bukan sekadar menunggu perintah pengguna.

Xiaomi Unjuk Gigi Lewat Lebih dari 380 Produk dalam Ekosistem Pintar "Human × Car × Home"
Area pameran Xiaomi di IFA dibagi menjadi tiga zona utama: AI Tomorrow, AI Today, dan Portofolio Produk Human × Car × Home.
Xiaomi Unjuk Gigi Lewat Lebih dari 380 Produk dalam Ekosistem Pintar “Human × Car × Home”. Area pameran Xiaomi di IFA dibagi menjadi tiga zona utama: AI Tomorrow, AI Today, dan Portofolio Produk Human × Car × Home. Foto: Ist.

Pameran ini menjadi debut di IFA, dengan booth mandiri terbesar perusahaan di luar negeri, menempati lahan lebih dari 3.300 meter persegi.

Lebih dari 380 produk dipamerkan, mencakup perangkat pribadi, rumah pintar, hingga kendaraan. Namun, daya tarik utamanya justru pengalaman lintas perangkat.

Melalui konsep “Human × Car × Home”, Xiaomi mencoba menjawab kebutuhan generasi yang menginginkan teknologi praktis, terhubung, sekaligus tetap personal.

Ketika Rumah Mulai Memahami Rutinitas

Bagi anak muda, rumah bukan hanya tempat beristirahat. Ia juga ruang kerja, tempat menikmati hiburan, berolahraga, hingga menghabiskan waktu bersama teman.

Karena itu, perangkat pintar yang mampu berkoordinasi bisa membuat aktivitas harian terasa lebih sederhana. Misalnya, AC dan lampu menyesuaikan kondisi sebelum penghuni tiba.

Skenario lain diperlihatkan ketika pengguna mulai membaca. Pencahayaan, tirai, dan suhu ruangan dapat menyesuaikan secara otomatis, menciptakan suasana yang lebih nyaman.

Pengalaman semacam ini menggeser cara melihat smart home. Bukan lagi sekadar mengendalikan perangkat melalui aplikasi, melainkan membangun rutinitas yang lebih intuitif.

“AI harus mampu memahami konteks lingkungan di dunia nyata dan, atas izin serta kendali penuh pengguna, mengoordinasikan berbagai perangkat untuk menyelesaikan tugas-tugas nyata.”

Dari Smartphone ke Mobil yang Terhubung

Perjalanan Xiaomi tidak lagi berhenti pada smartphone. Di IFA, perusahaan memperlihatkan bagaimana perangkat pribadi, rumah, dan mobil dapat menjadi satu pengalaman.

Pusat perhatian lainnya adalah Xiaomi SU7 Max, yang diperlihatkan bersama simulasi rumah dan berbagai perangkat pintar dalam satu skenario penggunaan.

Sementara itu, Xiaomi Vision Gran Turismo menawarkan gambaran mobilitas masa depan melalui desain hypercar listrik futuristik yang dibuat khusus untuk waralaba Gran Turismo.

Bagi penggemar otomotif, kehadiran Xiaomi SU7 Ultra juga menarik perhatian. Mobil listrik berperforma tinggi ini memperlihatkan ambisi Xiaomi memasuki dunia berkendara.

Teknologi yang Mengikuti Pengguna

Di balik pengalaman tersebut, Xiaomi mengandalkan Xiaomi HyperOS, AI, serta pengembangan chipset dan manufaktur pintar.

Baca juga: Ketika AI Makin Pintar, Apa Yang Harus Dipelajari manusia?

Perusahaan juga memperkenalkan kemampuan AI seperti MiMo-V2.5-Pro, Xiaomi Miloco, dan Xiaomi Miclaw untuk mendukung pemrosesan konteks serta eksekusi tugas.

Namun, nilai paling relevan bagi pengguna tetap sederhana: teknologi seharusnya membantu menyelesaikan aktivitas, bukan menambah daftar hal yang harus dikendalikan.

Dengan lebih dari 1,1 miliar perangkat AIoT terhubung secara global, Xiaomi memiliki fondasi ekosistem yang luas untuk mengembangkan pengalaman tersebut.

Mijia dan Masa Depan Rumah Modern

Di Eropa, Xiaomi memperluas portofolio Mijia melalui konsep “The Art of Smart Living”, dengan fokus pada desain sederhana dan pengalaman rumah yang lebih alami.

Mijia mencakup lebih dari 2.000 varian produk dari lebih dari 130 kategori, yang dapat dikendalikan melalui aplikasi Xiaomi Home.

Baca juga: Belanja Produk Premium Makin Diminati Konsumen Daring

Bagi penghuni apartemen, pekerja hybrid, maupun keluarga muda, pendekatan ini menawarkan gambaran rumah yang lebih terorganisasi tanpa harus terlihat terlalu rumit.

Ke depan, Xiaomi menargetkan investasi R&D global sebesar 24 miliar euro sepanjang 2026–2030, mencakup AI, robotika, kendaraan pintar, dan manufaktur.

Pada akhirnya, teknologi pintar bukan hanya soal perangkat terbaru. Yang lebih penting adalah bagaimana semuanya membantu kehidupan terasa lebih mudah, nyaman, dan terkoneksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *