Jakarta, 25 Juni 2026 – Aplikasi ShopeePay memperluas layanan keuangan digital dengan menghadirkan fitur tarik tunai tanpa kartu melalui jaringan ATM BCA di seluruh Indonesia. Layanan ini memungkinkan pengguna mencairkan saldo ShopeePay menjadi uang tunai tanpa perlu menggunakan kartu ATM maupun rekening bank.
Langkah tersebut menjadi bagian dari tren integrasi antara dompet digital dan infrastruktur perbankan yang bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Dengan dukungan lebih dari 20.000 ATM BCA, pengguna ShopeePay dapat mengambil uang tunai dari saldo digital mereka melalui mekanisme transaksi tanpa kartu.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengatakan kemudahan akses terhadap layanan keuangan menjadi salah satu fokus perusahaan dalam mengembangkan ekosistem pembayaran digital.
Baca juga: Danamon Siapkan Promo HUT ke-70, Tebar Diskon hingga Cashback bagi Nasabah
“Kami percaya bahwa layanan keuangan digital harus dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan akan uang tunai. Kehadiran layanan tarik tunai tanpa kartu melalui ATM BCA memberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi pengguna untuk mengakses dan mengelola dana mereka sesuai kebutuhan,” ujar Eka.
Bagi ShopeePay, layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang masih membutuhkan fleksibilitas antara transaksi digital dan penggunaan uang tunai. Meski pembayaran digital terus berkembang, akses terhadap uang fisik masih menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat.
Untuk menggunakan layanan tersebut, pengguna cukup memilih menu tarik tunai di aplikasi ShopeePay, menentukan metode ATM BCA, memasukkan nominal penarikan, lalu melakukan verifikasi menggunakan PIN. Setelah memperoleh nomor pelanggan dan kode token, pengguna dapat melanjutkan transaksi melalui menu “Transaksi Tanpa Kartu” di ATM BCA.
Baca juga: Apa Itu Fintech Syariah dan Bedanya dengan Fintech Konvensional
Selain fitur tarik tunai, ShopeePay juga menyediakan sejumlah layanan pembayaran digital lain seperti pembayaran QRIS, pembelian produk digital, serta pembayaran berbagai tagihan. Perusahaan menyebut pengembangan layanan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan finansial harian melalui satu platform.
Kehadiran fitur tarik tunai ini menunjukkan semakin kaburnya batas antara layanan dompet digital dan layanan perbankan konvensional. Kolaborasi antara keduanya menjadi salah satu pendekatan industri keuangan digital untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memperluas penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat.
