Markbiz, Jakarta, 28 Agustus 2026 | PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan signifikan pada pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) iB Hijrah Baitullah.
Hingga Juni 2026, nilai pertumbuhannya mencapai Rp423 miliar atau melonjak empat kali lipat secara year on year (yoy).
Pertumbuhan juga terlihat dari jumlah rekening (number of account/NoA) yang meningkat 4,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pembiayaan rumah berbasis syariah.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, perseroan terus melihat sektor properti sebagai salah satu pasar yang masih memiliki prospek pertumbuhan.
Di sisi lain, pembiayaan KPR syariah masih menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kepemilikan rumah.
“Alhamdulillah KPR iB Hijrah Baitullah semakin diminati karena sesuai kebutuhan nasabah, apalagi didukung layanan digital dalam proses pengajuannya,” kata Ricky.
Baca juga: Bank Saqu Himpun DPK Rp8,9 Triliun Didukung 3,8 Juta Nasabah
KPR iB Hijrah Baitullah merupakan produk pembiayaan rumah yang menggabungkan kebutuhan kepemilikan hunian dengan program yang mendukung perencanaan ibadah nasabah.
Melalui program tersebut, nasabah berkesempatan memperoleh hadiah porsi pendaftaran haji atau paket umrah tanpa diundi. Pilihan hadiah lainnya mencakup wakaf masjid, wisata halal, hingga logam mulia.
Tawarkan Fleksibilitas
Menurut Ricky, pertumbuhan pembiayaan juga didukung fleksibilitas produk. Beberapa fasilitas yang ditawarkan antara lain bebas biaya appraisal untuk program khusus take over, persyaratan dokumen yang lebih sederhana, serta pilihan pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Produk tersebut menyediakan tenor pembiayaan hingga 25 tahun dengan pilihan skema angsuran berjenjang (step-up) maupun tetap (fixed) sepanjang tenor.
“Tidak hanya untuk rumah baru, program ini juga bisa digunakan untuk pembelian rumah bekas, take over, top up maupun refinancing,” ujar Ricky.
Ia mengatakan, skema tersebut dirancang untuk memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki atau mengelola pembiayaan rumah dengan prinsip syariah, sekaligus mendukung perencanaan ibadah.
Pengajuan KPR Lewat Kanal Digital
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan layanan perbankan digital, Bank Muamalat juga menyediakan pengajuan KPR iB Hijrah Baitullah secara daring melalui situs kprhijrah.id.
Baca juga: Lima Checklist Financial Check-Up untuk Ketahanan Finansial di Pertengahan Tahun
Kanal digital tersebut memungkinkan calon nasabah melakukan pengajuan awal sekaligus memantau perkembangan proses secara realtime.
Digitalisasi proses ini menjadi salah satu upaya Bank Muamalat memperluas jangkauan layanan pembiayaan perumahan.
“Langkah ini memungkinkan kami dapat menjangkau lebih banyak nasabah di berbagai wilayah, termasuk yang belum memiliki akses ke kantor cabang,” pungkas Ricky.
Pertumbuhan KPR iB Hijrah Baitullah menjadi salah satu indikator Bank Muamalat melihat masih terbukanya peluang di segmen pembiayaan perumahan berbasis syariah.
Dengan menggabungkan skema pembiayaan, pilihan tenor, serta proses pengajuan digital, perseroan menargetkan produk tersebut dapat menjangkau kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
