Markbiz, 7 September 2026 | Ekspansi pabrik Beiersdorf di Malang menjadi langkah baru perusahaan untuk memperbesar kapasitas produksi sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam jaringan manufaktur global. Fasilitas yang memproduksi NIVEA dan Hansaplast ini kini memasok lebih dari 90% kebutuhan pasar domestik.
Perluasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas. Beiersdorf juga menghadirkan teknologi baru untuk membuat proses produksi lebih efisien, fleksibel, dan terkontrol.
Kapasitas produksi tahunan diperkirakan meningkat hampir 50%, sehingga fasilitas Malang dapat lebih siap menghadapi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
Teknologi Baru, Produksi Lebih Efisien
Salah satu perubahan penting dalam ekspansi ini adalah penerapan teknologi yang membantu proses produksi berjalan lebih cepat dan terukur. Fasilitas Malang kini dilengkapi fully automated high-speed filling and packing lines, automated raw material dosing, serta sistem pemantauan efisiensi secara real-time.
Baca juga: Layanan Perbankan Syariah Jangkau Pelaku Usaha Halal di Malang
Selain itu, perusahaan menerapkan sistem pemantauan energi dan pengelolaan gedung. Teknologi seperti heat recovery systems, heat pumps, dan panel surya juga digunakan untuk membantu efisiensi penggunaan energi dan sumber daya.
Dengan demikian, peningkatan kapasitas tidak hanya diarahkan pada jumlah produksi, tetapi juga pada pengelolaan proses yang lebih baik.
Bagi konsumen, perubahan ini dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga ketersediaan produk di pasar Indonesia. Sementara bagi industri, ekspansi tersebut menunjukkan bagaimana fasilitas manufaktur lokal terus dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pasar yang semakin besar.
Malang dan Peran Indonesia dalam Jaringan Global
Beiersdorf telah hadir di Malang sejak 1980 dan terus mengembangkan fasilitas serta kemampuan timnya di Indonesia. Lokasi Malang yang dekat dengan Surabaya memberikan akses terhadap jalur transportasi darat dan laut, sehingga mendukung distribusi produk ke berbagai wilayah Indonesia maupun sejumlah pasar di Asia.
Fasilitas ini juga menjadi satu-satunya fasilitas produksi Beiersdorf di kawasan Emerging Markets yang memproduksi Hansaplast. Posisi tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia tidak hanya berperan sebagai pasar, tetapi juga bagian dari jaringan produksi perusahaan secara global.
Vincent Warnery, CEO Beiersdorf AG, mengatakan, “Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan Beiersdorf, baik sebagai pasar yang terus berkembang maupun sebagai lokasi produksi yang strategis. Melalui ekspansi ini, kami meningkatkan kemampuan produksi di Indonesia sekaligus memperkuat hubungan fasilitas Malang dengan jaringan produksi Beiersdorf di seluruh dunia. Kami percaya bahwa kemampuan lokal yang kuat akan membantu kami terus tumbuh bersama konsumen di Indonesia.”
Sementara itu, Sawan Malik, President Director Beiersdorf Indonesia, menambahkan, “Ekspansi ini memperkuat keinginan kami untuk terus tumbuh bersama Indonesia. Fasilitas Malang tidak hanya memenuhi sebagian besar kebutuhan konsumen di Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari jaringan produksi Beiersdorf secara global. Kami juga ingin kehadiran kami di Malang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, melalui lapangan pekerjaan, kerja sama dengan mitra lokal, dan pengembangan talenta.”
Selain memperbesar kapasitas produksi, perusahaan juga menekankan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui lapangan pekerjaan, pengembangan talenta lokal, kerja sama dengan berbagai institusi, serta kegiatan sosial dan lingkungan.
