Home » Indonesia Eximbank Kembali Biayai Ekspor Gerbong INKA ke Selandia Baru

Indonesia Eximbank Kembali Biayai Ekspor Gerbong INKA ke Selandia Baru

PT INKA Pelepasan Ekspor Gerbong Kereta

Markbiz, 4 Agustus 2026 | Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank kembali memberikan dukungan pembiayaan kepada PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA untuk ekspor gerbong barang (Wagon) tipe SOW6 ke Selandia Baru. Dukungan tersebut menjadi kelanjutan kerja sama kedua pihak setelah pembiayaan ekspor serupa pada 2024.

Pada proyek kali ini, PT INKA memperoleh kontrak pengadaan 340 unit Container Flat Top Wagon dari UGL Rail Service Pty Limited, Australia, yang akan dioperasikan oleh KiwiRail di Selandia Baru. Pengiriman dilakukan secara bertahap sepanjang 2026, dengan 200 unit telah dikirim dari Januari hingga Juli, termasuk sekitar 20 unit yang diberangkatkan pada 30–31 Juli 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan kontrak tersebut, LPEI menyalurkan fasilitas Kredit Modal Kerja Ekspor dan Penugasan Khusus Ekspor Alat Transportasi (PKE ATP) senilai USD8,5 juta. Sebelumnya, pada 2024, LPEI juga memberikan fasilitas pembiayaan dan penjaminan senilai USD11,9 juta kepada INKA Multi Solusi (IMS) untuk mendukung ekspor gerbong ke Selandia Baru.

Baca juga: Dari 7 Jadi 60 Negara, J&T Perluas Jaringan Pengiriman Global

Direktur Pelaksana Bisnis I LPEI, Anton Herdianto, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari mandat negara melalui Penugasan Khusus Ekspor (PKE) untuk memperkuat daya saing industri strategis nasional di pasar global.

“Melalui fasilitas PKE, LPEI menjalankan mandat negara untuk memastikan produk manufaktur unggulan Indonesia, seperti yang dihasilkan PT INKA, terus memperluas penetrasi ke pasar global. Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat. LPEI akan terus mendukung para eksportir Indonesia melalui pembiayaan, penjaminan, dan asuransi guna mendorong pertumbuhan ekspor serta perekonomian nasional yang berkelanjutan,” ujar Anton.

Menurut LPEI, ekspor Wagon SOW6 menunjukkan kemampuan rekayasa dan manufaktur PT INKA dalam memenuhi spesifikasi teknis serta standar operasional perkeretaapian Selandia Baru, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen sarana perkeretaapian di pasar internasional.

Baca juga: Wow, Brand-Brand Lokal Kini Naik Kelas Global

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT INKA, Prihanto Herbowo, mengapresiasi dukungan pembiayaan yang diberikan LPEI sehingga proyek ekspor dapat berjalan sesuai target.

” Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga LPEI dapat terus mendukung berbagai proyek strategis PT INKA di masa mendatang,” kata Prihanto.

LPEI menilai keberhasilan ekspor tersebut diharapkan memberikan dampak berganda bagi perekonomian nasional melalui peningkatan utilisasi industri komponen dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan rantai pasok manufaktur nasional. Kolaborasi antara LPEI dan PT INKA juga dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing industri strategis sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *